telkomtelstra.co.id, Medan – Pembalap Formula 1 Liam Lawson mengungkapkan rasa kecewanya setelah merasa kehilangan peluang penting pada Grand Prix Australia. Memulai balapan dari posisi kedelapan, Lawson mengalami kesulitan di awal lomba sehingga posisinya sempat merosot hingga ke bagian belakang.
Meski begitu, pembalap asal Selandia Baru tersebut mampu memperbaiki posisinya sepanjang balapan dan akhirnya menyelesaikan lomba di peringkat ke-13. Sementara itu, rekan setimnya di Racing Bulls, Arvid Lindblad, berhasil mencuri perhatian dengan meraih poin setelah finis di posisi kedelapan pada debutnya.
Secara keseluruhan, performa tim Racing Bulls dinilai cukup menjanjikan selama sesi latihan bebas hingga kualifikasi. Lawson bahkan mampu bersaing ketat dengan tim-tim papan tengah seperti Haas dan Audi.
Pada balapan tersebut, Oliver Bearman dari Haas berhasil finis di posisi ketujuh, sedangkan Gabriel Bortoleto yang membela Audi menempati peringkat kesembilan.
Lawson mengaku merasa kehilangan kesempatan untuk memulai musim dengan hasil lebih baik. Ia juga menyebut pengalaman mengelola unit tenaga baru Formula 1 yang sangat bergantung pada energi menjadi tantangan besar selama balapan.
Menurutnya, situasi tersebut membuatnya harus terus mengatur penggunaan energi sepanjang lomba, bahkan terpaksa mengurangi kecepatan di akhir lintasan lurus agar tetap menjaga performa mobil.
Ia menjelaskan bahwa tim mengalami beberapa kendala teknis selama balapan. Tanpa hambatan tersebut, Lawson yakin peluang untuk meraih posisi lebih baik sebenarnya terbuka.
Lawson juga menilai balapan yang dijalaninya tidak berjalan dengan mulus. Pengelolaan energi mobil yang cukup kompleks membuatnya kesulitan menjaga ritme balapan.
Meski demikian, ia tetap melihat sisi positif dari awal musim ini. Lawson menilai Racing Bulls masih memiliki potensi untuk bersaing dengan tim-tim seperti Haas dan Audi di papan tengah.
Ia juga menyebut situasi balapan sebenarnya membuka peluang lebih besar, terutama karena beberapa pembalap papan atas gagal menyelesaikan lomba. Namun kesempatan tersebut tidak dapat dimaksimalkan.
Pada akhirnya, Lawson mengakui hasil tersebut cukup mengecewakan, meski ia tetap menganggapnya sebagai awal musim yang masih cukup baik bagi timnya.
