telkomtelstra.co.id, Medan – Kabar meninggalnya penyanyi Vidi Aldiano membawa duka yang sangat mendalam bagi keluarga, sahabat, dan para penggemarnya. Salah satu figur publik yang tampak sangat terpukul adalah Deddy Corbuzier.
Melalui akun Instagram pribadinya pada Sabtu (7/3/2026), Deddy menyampaikan rasa kehilangan yang begitu besar. Ia mengunggah tulisan singkat dengan latar hitam yang menggambarkan kesedihan mendalam atas kepergian Vidi.
Dalam unggahan tersebut, Deddy menuliskan bahwa hatinya terasa hancur karena kehilangan sosok yang ia anggap memiliki jiwa yang indah. Ia juga menyampaikan bahwa Vidi pergi terlalu cepat, meninggalkan banyak kenangan bagi orang-orang yang mengenalnya.
Pada bagian keterangan unggahan, Deddy turut menuliskan perasaan penyesalannya. Ia mengungkapkan bahwa dirinya menyesal tidak mengenal Vidi lebih lama dan lebih dekat selama hidupnya.
Unggahan tersebut langsung dipenuhi berbagai komentar dari kalangan selebritas maupun warganet yang turut menyampaikan belasungkawa. DJ Bravy menuliskan doa agar Vidi beristirahat dengan tenang. Sementara musisi Anji juga menyampaikan rasa duka dan empatinya atas kehilangan tersebut. Artis Tya Ariestya pun menuliskan ungkapan belasungkawa disertai doa.
Kabar Wafat Disampaikan Keluarga
Informasi mengenai wafatnya Vidi Aldiano sebelumnya disampaikan oleh sang ayah, Harry Kiss. Ia mengumumkan kabar tersebut melalui pesan yang dikirimkan kepada komunitas film.
Dalam pesannya, ia menyebutkan bahwa putranya, Oxavia Aldiano, telah meninggal dunia pada 7 Maret pukul 16.33. Saat mengembuskan napas terakhir, Vidi berada di tengah keluarga yang mendampingi dengan penuh keikhlasan. Sang ayah juga menyampaikan doa agar putranya mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan.
Perjuangan Melawan Kanker
Vidi Aldiano diketahui telah berjuang melawan kanker ginjal selama lebih dari enam tahun. Pada Desember 2019, penyanyi yang dikenal lewat lagu “Status Palsu” itu pertama kali mengumumkan bahwa dirinya didiagnosis mengidap kanker ginjal stadium tiga.
Meski harus menghadapi penyakit serius, Vidi tetap terbuka mengenai perjalanan hidupnya. Pada Desember 2025, ia sempat menulis refleksi pribadi di media sosial tentang perubahan besar yang ia rasakan sejak didiagnosis kanker.
Ia menyebut penyakit tersebut sebagai “hadiah dari Tuhan” yang membawa banyak pelajaran dalam hidupnya. Menurutnya, sejak saat itu banyak prioritas yang berubah, cara berpikirnya berkembang, dan sudut pandangnya terhadap kehidupan menjadi berbeda.
Belajar Ikhlas dan Berserah
Dalam unggahan tersebut, Vidi juga mengungkapkan bahwa dirinya tidak memilih untuk marah terhadap kondisi yang ia alami. Sebaliknya, ia mencoba menerima dan menjalani semuanya dengan penuh keikhlasan.
Ia merasa penyakit tersebut justru mengajarkannya banyak hal penting, mulai dari kesabaran, sikap berserah kepada Tuhan, hingga menghargai orang-orang yang benar-benar tulus di sekitarnya.
Meski berharap suatu hari penyakit itu bisa pergi dari hidupnya, Vidi menyatakan bahwa ia telah menerima kanker sebagai bagian dari perjalanan hidupnya selama enam tahun terakhir. Ia memilih menjalani semuanya dengan hati yang lebih tenang dan penuh penerimaan.
