Olahraga

Cubarsi kartu merah, Atletico Madrid bungkam Barcelona 2-0 di Camp Nou

15

Barcelona harus menelan kekalahan pahit saat menjamu Atletico Madrid pada leg pertama perempat final Liga Champions 2025/2026. Bermain di Camp Nou, Blaugrana takluk 0-2 setelah kehilangan Pau Cubarsi akibat kartu merah di babak pertama. Gol Julian Alvarez dan Alexander Sorloth membawa tim tamu pulang dengan modal besar menuju leg kedua.

Hasil ini menjadi pukulan telak bagi skuad asuhan Hansi Flick, yang sejatinya memulai pertandingan dengan agresif dan sempat mendominasi penguasaan bola. Namun, momentum laga berubah drastis setelah insiden kartu merah Cubarsi menjelang turun minum.

Barcelona Dominan di Awal, Tapi Laga Berubah Drastis

Barcelona tampil menekan sejak menit awal dengan mengandalkan pergerakan Lamine Yamal, Marcus Rashford, dan Robert Lewandowski di lini depan. Beberapa peluang sempat tercipta, namun penyelesaian akhir belum cukup tajam untuk membobol pertahanan disiplin Atletico Madrid.

Petaka bagi tuan rumah datang pada menit ke-42. Pau Cubarsi dinilai melakukan pelanggaran terhadap Giuliano Simeone yang sedang berada dalam situasi berbahaya. Setelah tinjauan VAR, wasit memutuskan mengeluarkan kartu merah langsung untuk bek muda Barcelona tersebut. Keputusan ini langsung mengubah arah pertandingan.

Gol Julian Alvarez Bikin Camp Nou Terdiam

Tak lama setelah kartu merah itu, Atletico Madrid langsung memanfaatkan situasi. Julian Alvarez sukses mencetak gol lewat tendangan bebas spektakuler menjelang akhir babak pertama. Sepakan kerasnya tak mampu dijangkau kiper Barcelona dan membawa Atletico unggul 1-0 saat turun minum.

Gol tersebut menjadi pukulan psikologis besar bagi Barcelona, yang sebelumnya sempat terlihat lebih mengontrol jalannya laga. Bermain dengan 10 orang membuat Blaugrana harus mengubah pendekatan permainan mereka di babak kedua.

Barcelona Melawan, Sorloth Menghukum

Memasuki babak kedua, Barcelona tetap berusaha memberi tekanan meski kalah jumlah pemain. Marcus Rashford bahkan sempat membentur mistar gawang dalam salah satu peluang terbaik tuan rumah untuk menyamakan kedudukan. Namun, efektivitas tetap menjadi milik Atletico Madrid.

Pada menit ke-70, Atletico menggandakan keunggulan. Serangan cepat dari sisi sayap diakhiri dengan umpan matang yang diselesaikan Alexander Sorloth menjadi gol kedua. Skor berubah menjadi 2-0, sekaligus menempatkan Barcelona dalam posisi sulit jelang leg kedua.

Atletico Madrid Pegang Kendali Menuju Leg Kedua

Kemenangan ini memberi Atletico Madrid keuntungan besar dalam perebutan tiket semifinal. Selain unggul dua gol, tim asuhan Diego Simeone juga menunjukkan organisasi permainan yang solid, efisien, dan sangat klinis dalam memanfaatkan momen.

Bagi Barcelona, hasil ini berarti mereka wajib tampil nyaris sempurna di leg kedua jika ingin membalikkan keadaan. Bermain dengan 10 orang memang menjadi faktor penting, tetapi kegagalan memaksimalkan peluang juga menjadi catatan besar bagi tim Catalan.

Hansi Flick Soroti Kartu Merah dan VAR

Usai pertandingan, Hansi Flick menyoroti beberapa keputusan wasit, termasuk momen kartu merah Cubarsi dan sejumlah insiden kontroversial lainnya. Meski begitu, pelatih Barcelona itu tetap menegaskan bahwa timnya belum menyerah dan masih percaya peluang lolos tetap terbuka.

Sementara itu, Diego Simeone memuji ketajaman dan kedisiplinan timnya. Ia menyebut kemenangan di Camp Nou sebagai hasil dari efektivitas tinggi dan kesabaran dalam menunggu celah dari lawan.

Exit mobile version