Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi seluruh korban kecelakaan helikopter di Kalimantan Barat. Sebanyak delapan orang yang berada di dalam helikopter tersebut dipastikan meninggal dunia setelah pesawat jatuh di kawasan hutan terpencil.
Seluruh Korban Dievakuasi dalam Kondisi Meninggal Dunia
Helikopter dengan registrasi PK-CFX dilaporkan jatuh di wilayah Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat.
Tim SAR gabungan menemukan lokasi jatuhnya helikopter dan memastikan seluruh penumpang serta awak telah meninggal dunia.
Proses evakuasi berlangsung cukup sulit karena medan berupa hutan dan perbukitan yang sulit dijangkau.
Total 8 Orang di Dalam Helikopter
Berdasarkan data manifes, helikopter tersebut mengangkut:
- 1 pilot
- 1 teknisi (engineer)
- 6 penumpang
Salah satu korban diketahui merupakan warga negara Malaysia.
Seluruh jenazah korban kemudian dievakuasi untuk penanganan lebih lanjut di fasilitas kesehatan.
Kronologi Singkat Kejadian
Helikopter diketahui lepas landas pada pagi hari dari lokasi kerja perusahaan menuju titik tujuan lain di Kalimantan Barat.
Namun, sekitar satu jam setelah terbang, helikopter:
- Mengirimkan sinyal darurat
- Kehilangan kontak dengan pihak pengatur lalu lintas udara
- Diduga jatuh di kawasan hutan
Pihak berwenang kemudian menetapkan status darurat dan mengerahkan tim pencarian
Penyebab Kecelakaan Masih Diselidiki
Hingga saat ini, penyebab pasti jatuhnya helikopter masih dalam penyelidikan.
Otoritas terkait menyatakan investigasi akan dilakukan untuk mengetahui faktor penyebab, termasuk kemungkinan:
- Faktor cuaca
- Kondisi teknis pesawat
- Human error
Belum ada kesimpulan resmi yang diumumkan kepada publik.
Kesimpulan
Tragedi helikopter jatuh di Kalimantan Barat ini menewaskan seluruh penumpang dan awak yang berjumlah delapan orang. Proses evakuasi telah selesai dilakukan, sementara penyebab kecelakaan masih menunggu hasil investigasi resmi.
Insiden ini kembali menjadi pengingat pentingnya standar keselamatan dalam dunia penerbangan, khususnya di wilayah dengan medan ekstrem seperti Kalimantan.
