Internasional

Iran dan Hizbullah Luncurkan Serangan Rudal ke Israel, Puluhan Target Militer Disasar

9
×

Iran dan Hizbullah Luncurkan Serangan Rudal ke Israel, Puluhan Target Militer Disasar

Sebarkan artikel ini

Serangan gabungan Iran dan Hizbullah menargetkan lebih dari 50 fasilitas militer Israel, memperluas eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.

Iran dan Hizbullah Luncurkan Serangan Rudal
Iran dan Hizbullah Luncurkan Serangan Rudal

telkomtelstra.co.idMedan  Garda Revolusi Iran dilaporkan melancarkan serangan terbaru terhadap wilayah Israel. Operasi tersebut disebut sebagai serangan gabungan yang juga melibatkan kelompok sekutu Iran dari Lebanon, yaitu Hizbullah.

Berdasarkan laporan kantor berita AFP, serangan itu terjadi pada Kamis (12/3/2026) dini hari waktu setempat. Dalam keterangan yang dipublikasikan melalui media Iran seperti Fars News Agency dan Tasnim News Agency, disebutkan bahwa operasi tersebut merupakan aksi militer terkoordinasi yang melibatkan peluncuran rudal dari Iran serta serangan drone dan rudal dari Hizbullah.

Dalam operasi tersebut, lebih dari 50 sasaran militer di Israel dilaporkan menjadi target. Beberapa lokasi yang disebut termasuk pangkalan militer di kota Haifa, Tel Aviv, dan Beersheba.

Selain itu, Garda Revolusi Iran juga mengklaim menargetkan fasilitas militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah, termasuk pangkalan di Al-Kharj dan Al-Azraq.

Meski demikian, otoritas Arab Saudi hanya melaporkan adanya peringatan keamanan tanpa kerusakan yang tercatat. Sementara pemerintah Yordania menyatakan tidak ada serangan yang mengenai wilayah mereka.

Ketegangan di Timur Tengah saat ini tidak hanya melibatkan konflik antara Iran dengan Israel serta Amerika Serikat. Pertikaian juga terjadi antara Israel dan Hizbullah yang berbasis di Lebanon.

Militer Israel sebelumnya mengumumkan telah melakukan serangan balasan ke wilayah Lebanon pada Rabu (11/3). Operasi tersebut disebut sebagai bagian dari gelombang serangan besar yang menargetkan fasilitas militer Hizbullah.

Pihak Israel menyatakan bahwa serangan itu diarahkan untuk menghancurkan infrastruktur milik Hizbullah di kawasan Dahiyeh, yang merupakan wilayah selatan ibu kota Lebanon dan dikenal sebagai basis kuat kelompok tersebut yang didukung oleh Iran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *