Olahraga

5 Tim Negara Besar Absen di Piala Dunia 2026

13
×

5 Tim Negara Besar Absen di Piala Dunia 2026

Sebarkan artikel ini

Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi terbesar sepanjang sejarah dengan format baru 48 tim dan digelar di tiga negara tuan rumah, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Secara teori, jumlah slot yang lebih banyak seharusnya membuat lebih banyak negara besar lolos. Namun kenyataannya, tetap ada beberapa tim kuat yang gagal menembus putaran final. FIFA dan UEFA telah mengonfirmasi daftar tim yang lolos, sementara beberapa nama besar justru harus menonton dari rumah.

Yang paling mencolok tentu adalah absennya tim-tim dengan sejarah panjang, pemain top, dan tradisi kuat di panggung internasional. Ada yang gagal di fase grup kualifikasi, ada pula yang tumbang dramatis di play-off. Berikut daftar 5 tim negara besar yang dipastikan absen di Piala Dunia 2026.

1. Italia

Kalau bicara kejutan terbesar, nama pertama jelas Italia. Negara peraih empat gelar Piala Dunia ini kembali gagal lolos, bahkan untuk ketiga kalinya secara beruntun setelah sebelumnya juga absen di 2018 dan 2022. Italia dipastikan tersingkir setelah kalah dramatis dari Bosnia dan Herzegovina lewat adu penalti di babak play-off zona Eropa. Reuters menyebut kegagalan ini sampai memicu gejolak besar di federasi sepak bola Italia, termasuk mundurnya tokoh-tokoh penting setelah hasil memalukan tersebut.

Absennya Italia sangat mengejutkan karena Piala Dunia 2026 memakai format 48 tim, yang seharusnya membuat peluang negara elite makin besar. Namun realitasnya, sejarah besar tidak cukup jika performa di lapangan tak konsisten. Bagi banyak fans, ini menjadi salah satu kegagalan paling memalukan dalam sejarah sepak bola Italia modern.

2. Polandia

Nama besar berikutnya adalah Polandia. Meski tidak seikonik Italia dalam hal gelar, Polandia tetap dianggap tim besar Eropa Timur dengan sejarah panjang dan generasi pemain yang cukup menonjol. Mereka juga punya sosok bintang seperti Robert Lewandowski, yang kemungkinan besar kini kehilangan salah satu kesempatan terakhir tampil di panggung Piala Dunia. Beberapa laporan media Inggris menyebut Polandia termasuk salah satu tim besar yang kandas di jalur kualifikasi menuju 2026.

Kegagalan Polandia terasa pahit karena mereka bukan tim yang benar-benar lemah. Namun seperti banyak negara Eropa lainnya, ketatnya persaingan di zona UEFA tetap membuat banyak nama besar tumbang meski slot bertambah.

3. Denmark

Denmark juga masuk daftar kejutan. Dalam beberapa turnamen terakhir, Denmark sering tampil sebagai tim yang disiplin, solid, dan sulit dikalahkan. Mereka punya reputasi kuat di Eropa dan cukup sering dianggap kuda hitam berbahaya di turnamen besar. Namun untuk Piala Dunia 2026, Denmark justru gagal memastikan tempat di putaran final. Beberapa rekap kualifikasi menyebut Denmark termasuk negara besar yang terpeleset di fase penentuan Eropa.

Absennya Denmark menunjukkan bahwa format 48 tim tetap tidak menjamin keselamatan bagi negara-negara kuat yang kehilangan momentum di waktu yang salah. Sedikit penurunan performa saja bisa berujung fatal.

4. Nigeria

Dari Afrika, salah satu nama besar yang paling disorot adalah Nigeria. Secara historis, Nigeria adalah salah satu kekuatan utama sepak bola Afrika dengan banyak pemain yang berkiprah di liga-liga top Eropa. Karena itu, kegagalan mereka menuju Piala Dunia 2026 terasa cukup besar. Laporan media internasional yang merangkum pemain bintang yang akan absen di turnamen juga memasukkan Nigeria sebagai salah satu tim besar yang gagal lolos.

Absennya Nigeria juga menjadi pukulan dari sisi hiburan dan daya tarik turnamen. Sebab, tim ini hampir selalu membawa energi, kecepatan, dan warna khas Afrika yang membuat Piala Dunia terasa lebih hidup.

5. Kamerun

Nama besar terakhir dalam daftar ini adalah Kamerun. Sebagai salah satu negara paling legendaris di Afrika, Kamerun punya sejarah panjang di Piala Dunia dan sering jadi simbol kekuatan sepak bola Benua Hitam. Namun untuk edisi 2026, mereka justru gagal lolos. Sejumlah rekap non-kualifikasi dari media internasional menempatkan Kamerun di antara negara besar yang dipastikan absen dari turnamen tahun depan.

Kegagalan Kamerun terasa ironis karena mereka punya tradisi dan nama besar, tetapi tidak cukup tajam di jalur kualifikasi yang makin kompetitif.

Kenapa Banyak Tim Besar Tetap Gagal Meski Format 48 Tim?

Pertanyaan ini wajar muncul: kok bisa tim besar tetap absen, padahal peserta ditambah? Jawabannya sederhana: slot memang lebih banyak, tapi persaingan juga tetap brutal, terutama di zona Eropa dan Afrika. UEFA, misalnya, memang mendapat 16 wakil, tetapi negara-negara kuat yang jumlahnya sangat banyak tetap harus saling sikut. UEFA mengonfirmasi bahwa 16 slot Eropa akhirnya diisi oleh 12 juara grup plus empat pemenang play-off, dan itu tetap menyisakan banyak korban besar.

Di Afrika pun situasinya serupa. Banyak negara punya kualitas yang makin merata, sehingga satu hasil buruk bisa langsung menghancurkan seluruh kampanye kualifikasi. Jadi, format 48 tim memang memperbesar peluang, tapi tidak otomatis menyelamatkan tim besar dari kegagalan.

Daftar Singkat 5 Tim Negara Besar yang Absen

Agar mudah dibaca cepat, berikut daftar ringkasnya:

  • Italia
  • Polandia
  • Denmark
  • Nigeria
  • Kamerun

Kesimpulan

Judul “5 Tim Negara Besar Absen di Piala Dunia 2026” bukan sekadar clickbait. Meski turnamen kali ini diperluas menjadi 48 peserta, tetap ada nama-nama besar yang gagal menembus panggung utama. Yang paling menyakitkan tentu Italia, tetapi Polandia, Denmark, Nigeria, dan Kamerun juga menjadi bukti bahwa sejarah besar tidak menjamin tiket ke Piala Dunia.

Bagi pecinta sepak bola, absennya tim-tim ini jelas mengurangi sejumlah cerita besar yang seharusnya bisa mewarnai turnamen. Namun di sisi lain, kegagalan mereka juga membuka jalan bagi negara-negara baru dan kejutan segar di Piala Dunia 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *